KesehatanBeritaWanita

Mahasiswi Unhas Diduga Lompat dari Gedung Kampus, Sempat Tinggalkan Voice Note untuk Teman

GOWA — Seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19) ditemukan meninggal dunia di area kampus Fakultas Teknik Unhas, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin malam (18/5/2026). Korban diketahui merupakan mahasiswi Jurusan Arsitektur angkatan 2024.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WITA setelah seorang mahasiswa melapor kepada petugas keamanan kampus dan meminta ambulans karena temannya ditemukan terjatuh di area pelataran parkir gedung Fakultas Teknik.

Petugas keamanan kampus kemudian menghubungi tim patroli dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Yafika. Namun saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas Unhas, Ishaq Rahman, mengatakan pihak kampus turut berduka atas kejadian tersebut dan meminta semua pihak tidak berspekulasi karena kasus masih dalam penyelidikan kepolisian.

“Ini menjadi alarm serius mengenai keamanan dan kesehatan mental mahasiswa. Semua pihak harus saling mendukung, peka, dan peduli terhadap orang sekitar,” ujar Ishaq.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor, tas, sepatu, dan telepon genggam. Polisi juga memeriksa beberapa saksi, termasuk rekan korban yang pertama kali menemukan jasad korban di lokasi.

Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian korban dan belum menyimpulkan dugaan yang beredar.

“Kami masih mencari fakta-fakta terkait kematian yang bersangkutan,” ujarnya.

Polisi bersama pihak keluarga juga menyetujui proses autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat mengirim pesan suara atau voice note kepada teman dekatnya. Pesan tersebut kemudian diteruskan kepada keluarga korban yang saat itu juga sempat mencari keberadaan korban di area kampus.

Belakangan, beredar video yang diduga direkam korban sebelum kejadian. Dalam video tersebut, korban disebut menyampaikan permintaan maaf dan ungkapan terima kasih kepada orang-orang terdekatnya. Korban juga diduga mengungkap telah lama mengalami tekanan psikologis dan memiliki indikasi depresi berat.

Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan resmi terkait isi video maupun motif pasti di balik kejadian tersebut. Seluruh informasi yang beredar masih menjadi bagian dari proses pendalaman penyidik.

Pihak keluarga korban juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video maupun informasi pribadi korban demi menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.

Sementara itu, civitas akademika Fakultas Teknik Unhas menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya korban dan berharap keluarga diberikan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *