BeritaHiburanTerbaruUmum

Ramai Diserbu Wisatawan, Sejumlah Destinasi di Sulsel Terkendala Cuaca

Makassar — Libur Lebaran 2026 membawa arus pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi di Sulawesi Selatan. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah kawasan wisata terpantau dipadati pengunjung, dari pesisir hingga dataran tinggi. Namun di tengah meningkatnya kunjungan tersebut, kondisi cuaca di beberapa lokasi turut membatasi aktivitas wisata di lapangan.

Di Pantai Indah Bosowa, Makassar, suasana ramai terlihat sejak 23 Maret 2026, dengan jumlah kunjungan yang mencapai sekitar 1.000 orang per hari. Aktivitas wisata berlangsung dengan pengunjung yang memanfaatkan kawasan pantai untuk bersantai bersama keluarga.

Kondisi serupa juga terlihat di Pantai Tanjung Bira, Bulukumba. Arus kendaraan mulai meningkat sejak pagi hari, bahkan antrean sempat terjadi di pintu masuk kawasan wisata. Meski demikian, petugas di lapangan tetap mengatur lalu lintas sehingga kepadatan masih dapat dikendalikan.

Kepala Dinas Pariwisata setempat menyebut, peningkatan jumlah wisatawan ini merupakan hal yang lazim terjadi usai Lebaran dan menjadi momentum bagi sektor pariwisata untuk kembali bergerak.

Di Kabupaten Maros, kawasan Bantimurung turut mengalami peningkatan kunjungan. Namun hujan yang turun di lokasi membuat sebagian pengunjung tidak dapat beraktivitas lebih lama. Seorang pengunjung yang datang pada sore hari mengaku harus membatasi kunjungan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk menjelajahi seluruh area wisata.

Sementara itu di dataran tinggi Malino, Gowa, cuaca berkabut disertai hujan dengan suhu sekitar 18 derajat Celsius membuat aktivitas wisata berlangsung terbatas. Meski demikian, kawasan ini tetap menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana sejuk.

Lonjakan kunjungan juga terjadi di kawasan Tana Toraja dan Toraja Utara. Selama periode libur Lebaran, jumlah wisatawan diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Sejumlah destinasi unggulan dipadati pengunjung, dengan arus kendaraan yang meningkat di beberapa titik wisata.

Di tengah peningkatan arus wisatawan tersebut, Kementerian Pariwisata melalui Politeknik Pariwisata Makassar sebelumnya telah melakukan pemantauan kesiapan destinasi pada 13 hingga 15 Maret 2026. Pemantauan dilakukan di sejumlah simpul transportasi dan destinasi wisata di Makassar, Maros, Gowa, dan Bulukumba guna memastikan kesiapan fasilitas serta pelayanan.

Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja, menyampaikan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan destinasi wisata siap menghadapi lonjakan kunjungan serta tetap memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Di sisi lain, faktor cuaca menjadi perhatian penting. Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada periode 23 hingga 26 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas wisata serta meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Meski diwarnai kendala cuaca di beberapa titik, aktivitas wisata di Sulawesi Selatan secara umum masih berlangsung dengan tingkat kunjungan yang relatif tinggi, mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan momen libur Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *